Selasa, 20 Juli 2021

Menulis Surat Lamaran Kerja

 

Sampai akhirnya Andi menyelesaikan studi sarjana di Fakutas Teknik UIS, tanda-tanda akan studi lanjut sama sekali belum ada. Seusai wisuda, Andi memang memutuskan untuk tetap tinggal di Tanjung Piayu. Andi bekerja sebagai Guru Honorer di beberapa Sekolah Swasta atas rujukan dari beberapa dosen semasa sekolah di FT. Selain itu, Andi menekuni pekerjaan sebagai Marketing beberapa perusahaan .

 


Beberapa bulan bekerja, suatu hari Andi membaca informasi di sebuah koran nasional mengenai pembukaan Guru ASN untuk di tempatkan Sekolah Menengah Kejuruan , Kala itu, Penerimaan Calon Guru tidak seperti saat ini secara Online Melainkan surat lamaran yang ditulis tangan di kirim melalui Pos Indonesia dengan biaya pegiriman Rp. 10.000,

 

. Tujuannya adalah memberikan Kesempatan kepada Masyarakat yang ingin mengabdikan diri untuk menjadi tenaga pendidikan, kepada seluruh pelamar yang berusia maksimal 35 tahun. Sinyal Andi segera menangkap peluang besar itu.

 

Segera Andi baca kembali informasi tersebut secara detail lalu mempelajari persyaratannya. Andi langsung mempersiapkan berkas lainnya dan sembari melakukannya, Andi mulai menulis surat lamaran di kertas HVS Ukuran A4, Kembali menulis dengan rapi dan beberapa gagal menulis tangan dengan baik dan rapi, ternyata butuh kesabaran menulis dengan tangan

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar