Jam sudah menunjukakan 6:40 Andi mulai
persiapan untuk berangkat ke kampus, jika terlambat maka Andi mustahil mencapai
impian itu. Mentalitas seperti itulah yang mendorong Andi mencoba memulai
mengejar impian. Sejak semester pertama di Fakultas Teknik jurusan Informatika,
Andi mencari-cari peluang untuk studi lanjut. Beberapa cara Andi lakukan.
Pertama, terlibat aktif didalam memperluas
wawasan. Seminar dan pameran apalagi
yang gratis, pastilah akan Andi ikuti. Cara paling mudah adalah dengan
memperhatikan spanduk yang ada terutama di simpang-simpang jalan. Seminar
pertama yang Andi ikuti yaitu seminar tentang pemasaran yang diselenggarakan
oleh sebuah majalah nasional. Andi merasa tidak punya kompetensi apa-apa untuk
mengetahui mengenai hal itu. Tetapi Andi duduk dan mencoba mendengar apa yang
disampaikan. Bagi Andi, apapun yang Andi dengar waktu itu, akan bermanfaat
suatu saat kelak nanti. Karena itu Andi tidak segan-segan belajar hal baru.
Yang namanya topik mengenai apa yang Andi belum tahu, justru Andi semakin
tertarik, Selesai seminar, biasanya Andi akan mencoba mencari tahu dari buku
yang Andi pinjam dari teman. Waktu itu internet belum menjadi kebutuhan. Karena
itu, rasanya memperoleh informasi dari sebuah buku menjadi idaman dan
satu-satunya cara untuk menambah ilmu.
Kedua, mencari relasi. Andi tahu ada banyak
orang yang mengetahui bagaimana cara
supaya kita bisa melanjutkan studi. Karenanya Andi terus mencoba bergaul dengan
orang-orang demikian. Dosen Andi yang lulusan Fakultas Teknik misalnya, Andi
coba berbicara dan berdiskusi dengan mereka, setidaknya mendapatkan pengalaman
mereka. Mempersiapkan diri melalui mendengarkan pengalaman, orang yang pernah
bersekolah di luar daerah, menurut Andi, tidak ada salahnya .Pada saat itulah Andi
menemukan banyak peluang. Melihat ketekunan Andi, beberapa dosen mulai tertarik
mengajak Andi terlibat di dalam penelitian yang mereka kerjakan. Menurut
pendapat Andi saat itu, bukan hanya soal pekerjaan itu yang penting, tetapi
hubungan baik dengan mereka, dan juga ilmu yang bisa Andi peroleh dari mereka.
Pernah ada dosen meminta Andi mengetikkan proposal risetnya dalam bahasa
Inggris yang sudah dibuatnya dengan tulisan tangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar