Seperti tumpukan batu yang kita susun satu demi satu, semakin lama semakin tinggi, maka untuk bisa mencapai mimpi, kadang kita harus menantang diri sendiri. Mengapa tidak meletakkan batu untuk menguji kemampuan diri?
Dari begitu banyak kisah yang Andi
ketahui mengenai orang sukses, umumnya mereka meletakkan batu untuk menguji
apakah kakinya sudah cukup kuat untuk melompat dan kemudian menjadi orang yang
kelak sukses atau tidak. Penjual yang besar adalah sosok yang awalnya menantang
diri melalui jualan yang kecil. Pemimpin yang besar kelak, juga belajar
menantang diri dengan memimpin sekelompok kecil mahasiswa.
Uji nyali menjadi pilot, bukan dengan langsung
menerbangkan pesawat, tetapi melalui tes kecakapan di ruang simulasi. Model
yang terkenal, telah teruji di berbagai cover
majalah skala kecil. Maka mereka yang ingin bersekolah tinggi-tinggi dan ingin
mendapatkan berbagai peluang, harus memulainya dari mencoba hal-hal yang kecil.
Kita
tidak akan bisa percaya pada kemampuan diri kita— demikian orang lain juga
tidak akan percaya—jika kita tidak mencoba menguji kemampuan kita pada skala
kecil. Apapun cita-cita kita, ujilah dulu dengan menantang diri sendiri. Jika
sukses, maka kita bersiaplah melangkah ke dalam situasi yang lebih mendekati
keadaan yang sebenarnya.
Banyak orang yang Andi temui, tertarik
untuk sekolah, tetapi tidak ingin mewujudkan mimpinya untuk bersekolah tinggi-tinggi.
Mereka langsung menyerah pada saat Andi memintanya untuk mempersiapkan diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar