Kekuatan determinasi yang luar biasa dahsyatnya. Alkisah, dalam film animasi Finding Nemo dikisahkan seeekor ikan bernama Sanlin, berjuang untuk menemukan kembali anaknya bernama Nemo. Sanlin, yang hanya punya satu-satunya buah hati itu, kemudian berenang dan bertualang menembus segala tantangan, termasuk menembus aliran Arus Australia Timur (East Australian Current) untuk mencapai pelabuhan Sydney.
Pencarian
seorang Papa itu bak drama, yang menyentuh hati setiap makhluk lautan yang
mendengarnya, mulai dari para ikan sampai para burung pelikan. Lewat lika-liku
petualangan yang mendebarkan itulah, Sanlin berhasil bertemu dengan Nemo, buah
hatinya, anak yang kepadanya ia pernah berjanji untuk tetap bersama.
Impian bertemu dengan anaknya, terwujud sudah.
Kekuatan determinasinya untuk menembus batas-batas kemungkinan datang dari
mimpi akan sesuatu yang akan ia dapatkan kelak. Mentalitas bertahan untuk
melewati masa sukar didalam belajar amat penting kita miliki. Karena itu, tidak
heran jika orang-orang besar berjuang benar-benar untuk mewujudkan impiannya.
Tidak ada prinsip setengah-setengah
dalam belajar. Bung Karno, dalam bukunya Di Bawah Bendera Revolusi, pernah
menuliskan kalimat-kalimat impian yang besar. “Di seberangnya jembatan emas
itu, kita akan mendirikan masyarakat yang sempurna. Gedung Indonesia sempurna,
dimana semua rakyat jelata bisa bernaung, menyimpan dan memakan segala
buah-buahan kerezekian dan kekulturan sendiri, tidak ada keAbisengsaraaan pada
satu pihak dan kerajaberanaan pada lain pihak.
Gedung Indonesia sempurna itu hanyalah bisa
didirikan di atas buminya Indonesia yang merdeka.”#Istikamahberbagi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar