Selasa, 10 Agustus 2021

Kemampuan Bertahan Dalam Kesulitan

 

Mimpi itu, kemudian terwujud 12 tahun kemudian, ketika atas nama bangsa Indonesia, Soekarno mengucapkan, “Kami menyatakan kemerdekaan”. Karena impian besar itu, Soekarno bertahan dari penjara ke penjara.

 

 Semangat yang berkobar-kobar juga ia tetap miliki. Ketabahan, kesabaran, ketekunan, memang lahir dari sebuah impian dasyat. Masih ada tokoh lain yang bisa kita sebutkan sebagai contoh impian yang terwujud. Adalah RA Kartini, yang dalam salah satu surat kepada sahabatnya, menulis, “Tradisi yang tak terpatahkan berabad-abad membelenggu kami sekarang secara kuat.

 

Suatu hari belenggu itu akan melemah dan kami bisa menentangnya. Tak akan lama. Tiga atau empat generasi mendatang…… Kami akan menggoyah-goyahkan gedung feodalisme itu dengan segala tenaga yang ada pada kami, dan bahkan seandainya hanya ada satu potong batu yang jatuh, kami akan mengganggap hidup kami tidak sia-sia Impian Kartini itu pun secara perlahan terwujud di Indonesia dimana kini emansipasi kaum perempuan semakin kencang disuarakan dan posisi perempuan semakin mendapatkan tempat yang lebih baik di negeri ini.

 

Kisah-kisah di dunia ini juga diwarnai oleh para pemimpi yang menggaungkan kemampuan mereka bertahan dalam kesulitan, demi meraih mimpinya itu. Dr. Martin Luther, pemenang Nobel Perdamaian tahun 1964, yang terkenal dengan pidatonya berjudul I Have A Dream menyatakan impiannya mengenai Amerika yang bebas dari perbudakan. Dr. Marin Luther dalam pidatonya yang sangat terkenal itu.  #Istikamahberbagi

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar