Selasa, 24 Agustus 2021

Berani Menantang Diri Sendiri

 

 Cerita ini buat dengan tujuan supaya yang membacanya mengerti bahwa sekolah tinggi tinggi itu bisa diraih. Itu bukan hanya mimpi kosong, tetapi mimpi yang sangat jelas dan dapat diraih. Andi banyak berjumpa dengan generasi yang lebih muda, berusia jauh lebih muda dari Andi dan mereka mulai menempuh pendidikan Pasca Sarjana  bersamaan dengan Andi.

 

Mereka memperlihatkan diri sebagai generasi muda yang berani menantang diri sendiri. Dan bersedia menjawab panggilan dirinya sebagai manusia yang siap memberikan yang terbaik. Cerita ini adalah utang Andi kepada negeri. Andi ingin ketika ada yang membacanya, tergerak hatinya memikirkan mimpi untuk bersekolah terus. Bangsa ini butuh mereka yang terdidik dan punya impian untuk maju.

 

Sudah banyak bukti generasi sekarang yang lebih mementingkan materi dan kesenangan duniawi belaka. Mereka kehilangan jati diri dan sesuatu yang lebih bernilai. Selain itu, ada banyak generasi sekarang yang kehilangan semangat untuk belajar dan bersekolah.

 

Keinginan mendapatkan sesuatu secara instant membuat sekolah seperti tidak ada apa-apanya. Mereka kehilangan semangat “pembelajar”, meminjam istilah dari Andrias Harefa dalam bukunya Manusia Pembelajar. Bertahun-tahun sekolah ternyata tidak memberikan mimpi-mimpi selain hanya menjadi lulusan sebuah sekolah.

 

 Tugas berikutnya adalah memperkaya diri sendiri dan kemudian hidup mapan. Setelah itu selesai. Ia tidak pernah menikmati dan menciptakan mimpi-mimpi yang baik bagi dirinya sendiri apalagi bagi orang lain.#irwandhie#istikamahberbagi

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar