Pekerjaan seorang Guru Penggerak memang
seperti menempuh perjalanan panjang dan jauh, dimana sering sekali kita tidak
bisa memperkirakan kapan berhentinya. Tetapi satu prinsip yang penting: Andi
ingin berhenti di penghujungnya. Andi ingin pulang ke Rao Selatan membawa keberhasilan.
Andi ingin menuntaskan impian Andi bersekolah
tinggi-tinggi. Tentu di dalam menjalankan studi, tak semua buku atau jurnal
sempat kita baca. Pada level master waktu kita untuk menyelesaikan studi sangat
terbatas.
Kita membutuhkan cara yang benar untuk
membaca. Bayangkan kita sedang memasuki belantara informasi dari berbagai macam
buku. Kita harus mengetahui buku apa yang tepat dibaca. Untuk itu, kita harus
membiasakan diri menggunakan kata kunci.
Kata kunci untuk menemukan buku atau jurnal
ini harus kita maksimalkan dengan menggunakan mesin pencari yang advanced. Jangan memasukkan kata kunci
yang sangat umum karena itu hanya membuang waktu saja.
Lalu, biasakan membaca abstrak atau
resume buku terlebih dahulu untuk memutuskan apakah buku tersebut akan
diteruskan membacanya atau tidak. Menyelesaikan studi tidak bergantung pada
setebal apa buku yang ada kita baca, tetapi sejauh mana kita menguasai apa yang
harusnya kita ketahui.
Salah satu strategi yang Andi gunakan
saat membaca adalah langsung menuliskan bagian yang ingin dikutip ketika Andi
baca. Tentu saja kita harus siap sedia dengan laptop di depan bacaan kita. Teringat mengenai menulis, Andi pernah
punya dua kali pengalaman pahit. Kejadian pertama, sewaktu Andi sedang menulis
tesis pada saat master di Surabaya.
#Guru Penggerak 2021#Irwandigurukita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar