Rabu, 25 Agustus 2021

Cerpen Gratis

 

Karena itulah cerpen ini Andi bagikan secara gratis. Bagi Andi, dengan cara itu, Andi akan mencapai maksud penulisan cerpen ini dengan lebih mudah dan menyebarkan pengalaman kepada lebih banyak orang. Andi ingin orang lain juga bermimpi sekolah tinggi-tinggi. Mimpi untuk bersekolah setinggi mungkin adalah mimpi yang harus terus menerus dibagikan kepada bangsa ini, supaya bangsa kita bisa lebih maju dan lebih berjaya, suatu saat kelak, dengan generasi baru bermental terdidik.

 

Suatu hari anak Andi yang paling kecil, nama panggilannya Aisyah, baru berusia beberapa bulan. Ia sudah menggerak-gerakkan kakinya seolah ingin turun dari pelukan kita. Pada usia tujuh bulan, ia sudah bisa merangkak cepat menggunakan dadanya. Di usia satu tahun, ia sudah mampu berdiri sendiri—tanpa harus kami pegang dan tuntun—dan beberapa saat kemudian sudah bisa berjalan.

 

Kini ia sudah bisa berlari-lari, melompat,  memanjat bahkan bermain bola. Aisyah memperlihatkan kemampuan seorang manusia yang sangat sederhana tetapi penting, yaitu kekuatan untuk menjadi lebih baik. Manusia dibentuk dari dalam kandungan dan dilahirkan dengan kekuatan serta natur purba yang sangat khas, yaitu semangat untuk menjadi lebih baik.

 

 Dengan segenap potensi yang ada, natur purba itu mendorong seorang bayi untuk bergerak melewati batas-batas kemampuannya sendiri. Kekuatan itu mampu membuat seorang balita melakukan sesuatu yang mencengangkan. Endingnya banyak manusia ketika dewasa kehilangan potensi tersebut. Banyak yang lekas putus asa, kecewa dan putus 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar